Pages

Banner Jalan

 
Tampilkan postingan dengan label Prima Penting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prima Penting. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Juli 2012

Bersatu Mewujudkan Indonesia Ramah Anak

0 komentar
Pendis - Dalam upaya menjamin pemenuhan hak anak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta terlindungi dari kekerasan dan diskriminasi, telah ditetapkan tanggal 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional (HAN) sesuai keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984. Peringatan HAN dilaksanakan di tingkat nasional, di tingkat daerah, serta Perwakilan RI di Luar Negeri, dengan tujuan agar semua lapisan masyarakat menyadari akan pentingnya pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan dan perlindungaan anak Indonesia.

Tahun ini Kementerian Agama ditunjuk sebagai koordinator dan penyelenggara peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2012, berdasarkan Surat Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Nomor B.19/MENK/KESRA/I/2011 tanggal 19 Januari 2011.

Kemenag mengadakan Tasyakuran Hari Anak Nasional yang merupakan rangkaian peringatan puncak Hari Anak Nasional. Pada kesempatan ini, Menteri Agama dan Wakil Menteri Agama memberikan Paket Ramadan kepada anak-anak yatim dan anak berkebutuhan khusus.

Ketua panitia tasyakuran Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Nur Syam mengatakan bahwa "peringatan ini membawa pesan agar seluruh komponen bangsa meningkatkan kepedulian dan partisipasinya untuk menghormati dan menjamin kualitas hidup anak".

Selain itu,"peringatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan perhatian masyarakat terhadap keberlangsungan hidup serta perkembangan anak, baik secara fisik, mental, emosional, dan sosial" ungkapnya.

Tema Sentral Dasawarsa Anak Indonesia 2007-2017 adalah "Saya Anak Indonesia Sejati, Mandiri dan Kreatif". Adapun untuk tema peringatan HAN tahun 2012 adalah "Bersatu Mewujudkan Indonesia Ramah Anak". Sementara untuk subtemanya adalah "Saya Anak Indonesia Beriman, Jujur, Cerdas, Sehat, Berakhlak Mulia, dan Berprestasi."(ra)- (sw)
Sumber : http://pendis.kemenag.go.id/index.php?a=detilberita&id=6737
Read more...

Tidak Perlu Uji Kompetensi Guru

0 komentar
SEMARANG- Peserta Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) angkatan tahun 2012 tidak perlu mengikuti proses Uji Kompetensi Guru (UKG) yang akan diselenggarakan akhir Juli ini.
Pasalnya, pada pelaksanaan PLPG, para pendidik tersebut akan menjalani ujian tulis nasional atau tes akhir (post test) yang fungsinya serupa dengan UKG.
Hal itu disampaikan Rektor IKIP PGRI Semarang Muhdi SH MHum pada pembukaan PLPG angkatan ke-15 di Rayon 39, Senin (23/7) di Hotel Muria Semarang. Dia menjelaskan, tes akhir PLPG yang akan dilakukan peserta selain untuk menentukan kelulusan, juga sebagai pemetaan atau memosisikan tingkat kompetensi mereka.
�Ke depan hasil tersebut akan dipakai untuk pengembangan profesi guru, seperti halnya fungsi UKG bagi guru yang bersertifikat,� ungkap dia yang juga Anggota Konsorsium Sertifikasi Guru itu.
Angkatan ke-15 Rayon 39 IKIP PGRI Semarang diikuti 522 guru SD, SMP, dan SMA/SMK. Mereka akan menjalani PLPG selama 10 hari dan mendapat materi berdasarkan empat kompetensi guru, yakni pedagogik, sosial, profesional, dan kognitif. Rayon 39 membawahi para pendidik yang berasal dari daerah pantura Timur, seperti Demak, Kudus, Jepara, Rembang, dan Pati.
�Selama 10 hari mereka akan mendapatkan bekal sebagai syarat memperoleh sertifikat yang dibagi dalam tiga kelompok. Antara lain pendalaman materi umum, pendalaman khusus, dan workshop,� katanya.
Pada pendalaman materi umum, para pendidik akan mendapatkan bimbingan tentang kebijakan pengembangan profesi dan pendalaman bidang studi. Sementara dalam pendalaman khusus, mereka akan menerima assesmen penilaian, media pembelajaran, dan pembelajaran inovatif. Pada sesi workshop, mereka diajari membuat produk perangkat pembelajaran, seperti silabus, media, dan instrumen penilaian, dan pada tahap akhir mereka akan menjalani ujian praktik serta tulis. (K3-37)-(sw)
Sumber : http://pendis.kemenag.go.id/index.php?a=detilberita&id=6742
Read more...

Sekolah Swasta Boleh Memungut Biaya Pendidikan

0 komentar
JAKARTA (KRjogja)-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh memperbolehkan sekolah swasta untuk memungut biaya pendidikan. Hal ini dengan pertimbangan masih banyak sekolah swasta yang belum mampu memberikan biaya tunjangan profesi pada guru.
"Akibatnya kekurangan biaya tunjangan untuk guru itu dibebankan pada biaya operasional sekolah," katanya di kediamannya, Komplek Menteri Widya Chandra, Jakarta, Jumat (20/07/). Dikatakannya, masih ditemui beberapa daerah yang penyaluran tunjangan profesi maupun tunjangan kemaslahatan guru belum ajeg. Tidak setiap bulan atau tiap tiga bulan keluar.
Menurut Mendikbud, ada beberapa daerah yang sekarang ini pun juga belum menyalurkan tunjangan profesi ataupun tunjangan fungsional meskipun dana sudah dikirim ke kabupaten dan kota. Akibatnya manajemen di sekolah-sekolah swasta berat. Dari situlah mereka meminta satu keringanan agar diperkenankan memungut, tetapi pungutannya tidak sebesar sebelum mendapatkan BOS.
"Misalkan, kalau tidak mendapatkan BOS, SPP-nya 100 ribu karena ada BOS sebanyak 500 ribu tiap tahun atau 50 ribu tiap bulan maka dia tidak boleh memungut lagi 100 ribu, tetapi boleh memungut 50 ribu," katanya. Aturan pungutan biaya oleh sekolah swasta diatur dalam Peraturan Mendikbud No.44 Tahun 2012 tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan Pada Satuan Pendidikan Dasar. Peraturan ini menggantikan Permendikbud Nomor 60 Tahun 2011 tentang Larangan Pungutan Biaya Pendidikan Pada Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. (Ati)-(sw)
Sumber : http://pendis.kemenag.go.id/index.php?a=detilberita&id=6735
Read more...

Rabu, 18 Juli 2012

Pemibnaan Guru Sertifikasi di MTs/MA YP. H. Datuk Abdullah

0 komentar
Dalam rangka menghadapi dan sekaligus Pembagian Tugas Guru Sertifikasi TP. 2012/2013 Kepala MTs/MA YP. H. Datuk Abdullah memanggil enam guru yang sudah di sertifikasi masing-masing 3 (tiga) orang guru tingkat Tsanawiyah yaitu : Safrina, S.Pd (IPS)-Sudirsan, S.PdI (Aqidah Akhlak) dan Yusuf, S.Pd (Penjas Orkes dan 3 (tiga) orang guru tingkat Aliyah mereka adalah Erwan Syahril, S.Pd (Ekonomi)-Widi Astuti, S.Pd (Sejarah) dan Maulida Fauzani, SS (Bhs. Inggris). Dalam bimbingannya Kepala Madrasah yang memnjabat 2 tingkatan tersebut menekankan betapa pentingnya peningkatan kinerja sertifikasi sebagai Guru Profesional dalam hal Kompetensi Akademik, Profesional, Kepribadian dan Kompetensi Sosial. Setidaknya Guru yang sudah di sertifikasi menunjukkan kinerja yang lebih dibandingkan guru yang belum di sertifikasi. Kepala madrasah juga menyampaikan penekanan tentang jumlah hari kerja menyesuaikan dengan 24 JTM, yang diakumulasikan dengan tugas-tugas tambahan yang diberikan kepada Kepala madrasah. Melaksanakan Bimbingan belajar kepada siswa yang membutuhkan, melaksanakan remedial kepada siswa yang belum menuntaskan ketercapaian pelajarannya, membina siswa dalam hal kegiatan eksul, dll tugas sesuai dengan beban kerja yang digariskan oleh Dirjen Pendis Kemenag RI. Peningkatan kinerja khusus kepada guru sertifikasi setidaknya dapat menghindari kecemburuan sosial kerja oleh guru yang belum disertifikasi. Kepala madrasah (Sawiyanto, S.PdI) yang didampingi oleh PKM Kurikulum (Wahono Supranghadi, S.Ag) itu mengajak kerjasama yang baik dan sama-sama bekerja  kepada para guru sertifikasi agar ke depan madrasah tidak lagi di pandang remeh oleh masyarakat sebab dengan sendirinya dengan maju dan meningkatnya mutu pendidikan di madrasah khususnya madrasah di bawah naungan Yayasan Haji Datuk Abdullah itu masyarakat akan lebih percaya untuk menekolahkan anaknya demi masa depan yang cemerlang dan berguna bagi bangsa, nagara terlebih kepada agama.(sw)
Read more...

Senin, 09 Juli 2012

PEMBUKAAN MOPDB MTS/MA YP. H. DATUK ABDULLAH TP.2012/2013

0 komentar
Upacara Pembukaan Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) MTs/MA. YP. H. Datuk Abdullah Tanjung Morawa Tahun Pelajaran 2012/2013 secara resmi di buka oleh Kepala Madrasah Sawiyanto, S.PdI. Dalam arahannya Kepala Madrasah yang Juga Sekretaris Majelis Ulama Indonesia kec. Tanjung Morawa itu mengatakan bahwa ada beberapa hal yang harus di jaga oleh para peserta :
1. Kesehatan;
2. Kehadiran jangan sampai terlambat;
3. Peraturan Madrasah wajib ditegakkan;
4. Kebersihan madrasah dan lingkungannya;
5. Guru sebagai tutor dan panitia harus benar-benar menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya;
Pembukaan yang diikuti oleh Panitia dan Tutor sebanyak 17 orang, 135 peserta tsanawiyah dan 43 peserta Aliyah itu berjalan dengan khidmat dan tertib, lancar serta aman. Pimpinan/Komandan Upacara langsung dipimpin oleh Ketua Panitia (Bapak Yusuf, S.Pd) dan Pembawa acara Ibu Fitrah Sundari (PKM Kesiswaan).
Akhirnya secara resmi Kepala Madrasah membuka MOPDB TP. 2012/2013 dengan membaca "BASMALLAH".
Upacara pembukaan ditutup dengan do'a bersama yang dipimpin oleh Bapak Fitra Juanda Nst, S.PdI (Guru Mapel Al-Qur'an Hadis).
Read more...

Minggu, 08 Juli 2012

Kepala MTs/MA YP. H. Datuk Abdullah Buka Diklat Tutor MOPDB TP.2012/2013

0 komentar
Dimulai dari hadirnya para Siswa Baru TP. 2012/2013 tingkat MTs dan MA YP. H. Datuk Abdullah Tanjung Morawa pada hari Senin tanggal 09 Juli 2012 seluruh Panitia MOPDB (Masa Orientasi Peserta Didik Baru) sibuk mengatur dan menyambut para siswa tersebut. Dimulai dari cek kepesertaan dan sekaligus pembagian ruang kelas serta kelompok orientasi yang akan dilaksanakan 3 (tiga) hari terhitung tanggal 10 s.d 12 Juli 2012. Diakhiri dengan bimbingan dan petunjuk dari panitia tentang jadwal dan lain-lain para peserta didik pun akhirnya dikembalikan kerumah mereka masing-masing guna mempersiapkan hal-hal yang akan dibawa untuk hari pertama MOPD.
Setelah para siswa kembali pulang, maka pada pukul 10.20 wib, Kepala Madrasah memberikan Bimbingan yang kedua kali kepada seluruh panitia MOPDB yang tergabung guru dan siswa kelas, 8 dan 9 serta kelas 11 dan 12. Kepala Madrasah yang juga sekretaris PGMI Kecamatan Tanjung Morawa itu memberi bimbingan kepada panitia MOPD agar kegiatan tersebut membawa hasil sesuai yang diaharapkan menuju kegiatan yang bermanfaat kepada peserta MOPDB. Ketua Panitia Yusuf, S.Pd yang mengampu Mapel Penjas Orkes mengajak kepada jajarannya agar bersama-sama melaksanakan tugas kepanitiaan dengan penuh tanggungjawab agar kegiatan ini sukses adanya. Diiringi oleh PKM Kurikulum Wahono SUpranghadi, S.Ag mengaharapkan para tutor dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.(sw)
Read more...